Pages

Ads 468x60px

Sabtu, 24 Desember 2011

Nyanyian burung yang terpenjara



Nyanyian burung yang terpenjara

Begitu indah langit tercipta
Hinggaku tak pernah lelah untuk membahana
Kuberpindah dari tangkai ketangkai pohon lainnya
Setiap hari kusiulkan perasaan gembira tanpa duka
Tak ada air mata kurasa yang ada hanyalah tawa
Namun ketika dia datang dengan membawa segemgam cinta
Akupun tertarik padanya, hingga akupun pergi kemanapun ia suka
Awalnya sungguh begitu bahagia dengannya, hingga akupun selalu mengikutinnya
Namun lambat laun, ketika kurasakan sayapku tak bisa kukepakkan lagi, suaraku tak bisa kudengar lagi
Aku baru sadar aku sedang berada didalam sebuah penjara
Sebuah tempat yang tak lagi kurasakan gembira, yang ada hanyalah luka nestapa
Kiniku hanya bisa menanti sang takdir berbicara

 Robbi Sunarto
Mahasiswa ilmu ekonomi fakultas ekonomi UNRI

Selasa, 13 Desember 2011

Bank Syariah Butuh 9000 Tenaga Kerja

Bank Syariah Butuh 9000 Tenaga Kerja

Senin, 06 Desember 2010 07:16 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,BATU--Bank-bank Syariah yang terus mengalami perkembangan signifikan masih membutuhkan tenaga kerja sangat banyak. Berdasarkan prediksi Pengawas Bank Madya Senior Bank Indonesia Surabaya, Bambang W Budiawan, hingga tahun 2014 Bank Syariah itu minimal membutuhkan 9.000 tenaga kerja.

‘’Masalah human capital itu memang sangat penting. Tahun 2014 Bank Syariah membutuhkan sekitar sembilan ribu tenaga,’’ jelas Bambang di Hotel Purnama Batu, Ahad (5/12).

Penyiapan tenaga kerja sebanyak itu, kata dia, tak mungkin bisa dilakukan oleh masing-masing Bank Syariah. Alasannya, tiap bank itu maksimal bisa menyediakan lewat pendidikan yang dilaksanakan sekitar 35 orang setiap tahun. Sedangkan yang dibutuhkan jumlahnya ribuan.

Kebutuhan tenaga kerja yang jumlahnya ribuan itu, menurut Bambang, mengacu pada perkembangan Bank Syariah selama ini. Dia menunjukan perkembangan aset, dana pihak ketiga (financing to deposit ratio/FDR), Capital Adequacy Ratio (CAR) atau Pembiayaan yang Diberikan (PYD)  Bank Syariah serta dana pihak ketiga (DPK).

Berdasarkan data yang dimiliki, PYD tahun 2009 dari 18,16 persen naik menjadi 34,85 persen tahun 2010. Sedangkan FDR mencapai 95 persen. Sementara, perkembngan DPK dari 35,19 persen naik menjadi sebesar 39,16 persen.

Berdasarkan kondisi tersebut, dia memprediksi perkembangan aset Bank Syariah juga akan terus meningkat  untuk tahun 2011. ‘’Kalau skenario pessimis perkembangan itu mencapai sekitar 35 persen (Rp 131 triliun). Jika moderat ya sekitar 45 persen (Rp 141 triliun). Tapi,  skenario optimistis bisa mencapai 55 persen (Rp 150 triliun),’’ katanya.

Dia berani memprediksi perkembangan Bank Syariah akan semakin menjanjikan. Alasannya, pembukaan kantor baru Unit Usaha Syariah (UUS) dan Bank Usaha Syariah (BUS) serta BPR Syariah akan terus terjadi. Bahkan, bank-bank umum konvensional pun diyakini juga bakal buka layanan syariah itu.

‘’Itu karena animo masyarakat semakin meningkat terhadap perbankan syariah dan didukung regulasi yang kondusif,’’ katanya sembari menambahkan bila tabungan ongkos naik haji nantinya diyakini bakal melalui perbankan syariah itu.

Karena itu, dia sangat optimis perkembangan perbankan syariah bakal terus mengalami peningkatan. Sehingga, kebutuhan terhadap  tenaga kerja untuk Bank Syariah juga bakal meningkat hingga ribuan orang.
Siap Menghadapi Ujian dan Ulangan Umum


Tak terasa sebentar lagi kita akan menjalani ujian dan ulangan umum. Nah, apakah kalian sudah siap untuk menghadapinya? Berikut ini terdapat beberapa tips yang dapat kalian lakukan untuk mempersiapkannya:
1. Siapkan waktu sebaik mungkin
Perhatikan urutan mata-mata pelajaran yang akan diuji lalu jadwalkan waktu untuk belajar. Mulailah untuk mempelajari mata pelajaran yang diujikan terlebih dahulu dari sekarang. Kurangilah waktu bermainmu. Jalankan kebiasaan ini setiap hari termasuk di akhir pekan.
2. Pelajari kembali catatanmu setiap hari.
Setelah pulang sekolah, biasakan untuk mempelajari kembali catatanmu. Hal ini dilakukan agar kita benar-benar mengerti pelajaran yang kita dapatkan di sekolah.
3. Lihat kembali tugas-tugas dan ulangan-ulanganmu yang sebelumnya.
Melihat kembali tugas-tugas dan ulangan-ulangan sebelumnya juga merupakan proses belajar. Coba lihat kembali dimana kalian melakukan kesalahan dan carilah jawaban yang benar. Siapa tahu apabila soal tersebut termasuk dalam soal yang diujikan, kalian sudah siap untuk menyelesaikannya dengan benar.
4. Buatlah kelompok belajar.
Dengan belajar berkelompok kalian dapat bertukar pikiran untuk membahas pelajaran yang kurang dimengerti atau sulit. Tetapi pastikan bahwa saat belajar bersama, kalian memang memakai waktu tersebut untuk belajar dan bukannya mengobrol.
5. Ikuti bimbingan belajar.
Salah satu pilihan yang dapat dilakukan untuk mempersiapkan diri kita menghadapi ujian atau ulangan umum adalah mengikuti bimbingan belajar. Dengan mengikuti bimbingan belajar, kita dapat memantapkan mata-mata pelajaran yang diajarkan di sekolah serta apabila kalian tidak mengerti, kalian dapat menanyakannya pada guru bimbingan belajar tersebut.
6. Jaga kesehatan tubuh.
Waktu ujian atau ulangan umum semakin dekat dan itu berarti kita harus belajar lebih giat hingga kadang lupa waktu. Karena terlalu lelah, kita jadi jatuh sakit, wah kalau begini kita jadi terhambat deh untuk proses belajarnya. Konsumsilah pula makanan yang bergizi yang mengandung 4 sehat 5 sempurna, jangan makan makanan yang sembarangan. Intinya, kita harus menjaga kesehatan tubuh agar kesehatan kita tetap prima sehingga akhirnya kita dapat menyelesaikan ujian atau ulangan umum dengan baik.
7. "Aku bisa!"
Kadang kita merasa tidak "PeDe" (Percaya Diri) akan menyelesaikan ujian atau ulangan umum dengan baik. Buanglah jauh-jauh pikiran itu dan katakan pada diri sendiri bahwa kita siap menghadapinya dan akan mendapatkan nilai baik. Dengan mempunyai rasa percaya diri, kita akhirnya dapat berkonsentrasi penuh dalam mengerjakan soal-soal yang diujikan.
8. Selesaikan belajar sehari sebelum ujian atau ulangan umum dimulai.
Biasanya kita sering tidak tidur dimalam ujian atau ulangan umum, sehingga akhirnya kita merasa mengantuk keesokan harinya, akibatnya kita tidak bisa menyelesaikan soal-soal ujian atau ulangan umum dengan baik. Agar hal ini tidak terjadi, usahakan untuk menyelesaikan belajar sehari sebelum ulangan umum dimulai. Lalu istirahatlah yang cukup agar tidak mengantuk disaat ujian atau ulangan umum.
9. Datanglah lebih pagi.
Akhirnya hari ujian atau ulangan umum tiba. Usahakan datang lebih pagi ke sekolah karena jika kalian datang terlambat yang akan kalian pikirkan adalah "semoga tidak terlambat." Karena merasa deg-degan, materi pelajaran yang kalian sudah pelajari jauh-jauh hari jadi terlupakan deh. Bayangkan kalau kalian datang lebih pagi kan bisa mengulang catatan.